Humor


Kumpulan Cerita Lucu

 

1. Komunikasi
Pak Guru: “Budi! Di mana letak Jantung?”
Budi: “Gak tau Pak”
Pak Guru: “Bodoh! Keluar!”
Budi: *keluar sebentar dan masuk lagi* “Pak, di luar juga gak ada Jantung…”

2. Ngerjain PR
Bu Guru: “Kenapa telat?”
Murid: “Saya dicopet Bu.”
Bu Guru: “Terus kamu ga apa-apa?”
Murid: “Ga apa-apa Bu.”
Bu Guru: “Apa yang hilang?”
Murid: “Buku PR Bu.”

3. Lupa Pelajaran
Bu Guru: “Siapa yang ingat pelajaran minggu lalu?”
*hening*
Bu Guru: “Budi? Kamu ingat?”
Budi: “Sudahlah Bu! Yang lalu biarlah berlalu…”

4. Nyontek
Pak Guru: “Usro, jangan nyontek!”
Usro: “Gak Pak”
Pak Guru: “Terus ngapain nengok-nengok ke Jojo?”
Usro: “Ini soal-soalnya kayaknya sama Pak. Jadi saya cuma mencocokkan jawaban!”

5. Curang
Bu Guru: “Oke, siapa yang bisa jawab boleh pulang.”
*murid lempar tas ke jendela*
Bu Guru: “Siapa yang lempar tadi?!”
Murid: “Saya bu! Horee bisa pulang!”

6. Merokok
Budi: “Jo, lu kok ngerokok mulu!”
Johan: “Emang kenapa?”
Budi: “Ga takut mati apa!?”
Johan: “Tenang, gue bawa korek! kalo mati, gue nyalain lagi!”

7. Ajaran Ortu
Bu Guru: “Usro, setelah 7 berapa?”
Usro: “8, 9, 10, Bu”
Bu Guru: “Bagus! Siapa yang ajarin?”
Usro: “Bapak aku Bu!”
Bu Guru: “Terus, setelah 10 apa?”
Usro: “Jack, Queen, King, Bu!”

HUMOR SEKOLAH MINGGU

Sekolah Minggu paling top di Semarang dikunjungi oleh pengamat dari pusat. Juri penilai ingin melihat kualitas sekolah minggu yang anaknya terkenal alim-alim itu. Maka ia masuk ke sebuah kelas.”Selamat Pagi, Anak-Anak.” sapa si pengamat.

“Pagi, Pak!” jawab anak-anak serentak.

Pengamat memulai dengan pertanyaan, “Ada yang tau siapa yang telah meruntuhkan tembok Yerikho ??”

“Maaf Pak, Anak di sini baik-baik semua gak ada yang berani meruntuhkan tembok yang bapak maksud.” jawab seorang anak dan disertai gumaman anak sekelas tanda setuju.

Dengan marah, pengamat itu masuk ke kantor dan berteriak, “Goblok !! Aku tanya siapa yang meruntuhkan tembok Yerikho malah jawabannya bukan kami!”

Kepala Sekolah pun kaget dan berkata dengan sabar, “Tenang Pak, Anak di sini baik-baik semua kok. Begini saja, Bagaimana kalo kita menghimpun dana untuk membangun kembali tembok yang anda maksud.”

Pencuri Mau Masuk Surga

Baru beberapa menit berdiri di pos, ada seorang pencuri datang. Pencuri tempatnya di neraka kan? Maka si Perus menghalangi, nggak ijinkan tuh pencuri masuk ke surga. Si Pencuri ngotot, maksa terus mau masuk.

“Gua udah bertobat, udah hidup baek-baek sebelum mati!” kata si Pencuri.

Petrus nggak percaya, “Bohong, coba buktikan, emang elo udah baptis?”

Si Pencuri jawab, “Udah, gua udah dibaptis kok, pake nama 3 orang lagi, kalo nggak salah… Bapa, Anak, sama Roh Kudus, ya kan?!!!”

Petrus masih tidak percaya, “Coba, kalo emang elo udah bertobat, siapa nama anak Boss gua?”

Pencurinya nggak tahu, “Wah… nggak tau tuh, gua waktu baptis nggak dibilang siapa nama anakNya.”

“Yee… anak Boss gua aja nggak kenal, gimana bisa ngaku udah baptis, sono lu, pergi sono…. nggak pergi gua sambit nih!”

Boss mendengar ribut ribut di luar, disuruhnya malaikat memanggil Petrus.

Petrus datang menghadap, “Pet, ada apa di luar, kok ribut-ribut?”

Petrus menunduk, “Ampun Boss, ada pencuri yang ngotot mau masuk ke sini, tapi saya nggak ijinkan.”

Si Boss terhentak, “Apa? Pencuri? Petrus… cepat balik ke pos kamu sekarang… cepat…!!!”

Suara Boss menggelegar, Si Petrus takut juga, “Iya Bos… iya…”

Dengan terburu-buru Petrus keluar, kembali ke posnya.

Tapi belum sampai 1 menit, Petrus sudah balik lagi menghadap Boss.

“Ada apa, Pet? Masih ngotot dia?” tanya Boss.

Petrus menjawab dengan hati-hati, “Ampun Boss, ampun… anu… itu… gerbang depan hilang dicuri!”

“Terlambat…” gumam Boss.

Pengacara Mau Masuk Surga

Ke guru dia bertanya ”Sebutkan nama kapal yg tenggelam gara-gara nabrak gunung es!. ”Titanic” jawab sang guru. Jawaban dianggap benar, Petrus mengijinkannya masuk.

Ke pemungut sampah dia bilang ”Sebutkan berapa orang yang meninggal” Petrus berfikir, kasih pertanyaan agak sulit aja, soalnya nih orang bau, ntar surga gak harum lagi dong.

”1500 orang”. Wah bener, terpaksa deh Petrus ngijinin dia masuk.

Ke pengacara dia kasih pertanyaan sulit, karena Petrus gak yakin nih orang layak masuk surga ”Ya udah, kamu sebutin deh nama-nama orang yang mati itu!”

“???”

Jika Saja Imanmu Kuat

Waktu itu saya sedang mendengarkan seorang wanita menelepon seorang pendeta dalam sebuah siaran radio. Pendeta itu adalah seorang pria yang bijaksana. Suaranya yang lembut seakan bisa menghilangkan segala rasa takut. Wanita itu — yang jelas terdengar sedang menangis — berkata, “Pendeta, saya dilahirkan buta, dan saya sudah buta sepanjang hidup saya. Saya tidak keberatan menjadi buta tetapi ada beberapa teman saya yang mengatakan bahwa jika saja iman saya kuat maka saya akan bisa disembuhkan.”

Pendeta itu bertanya kepadanya, “Apakah Anda selalu membawa tongkat penuntun Anda kemana pun Anda pergi?”

“Ya,” jawab wanita itu.

Lalu pendeta itu mulai menasehati, “Jika mereka mengejekmu lagi dengan kata-kata seperti itu, pukullah mereka menggunakan tongkatmu itu dan katakan, ‘Jika saja imanmu kuat, kamu pasti tidak akan merasa sakit!”

Doa dengan Bahasa Gaul di Malam Tahun Baru

Co gaul : “Tuhan hujannya berenti sebentar dong, kan tahun baru gue pingin jalan ama cewek gue puter2 kota. entar klo udah sampe rumah hujan lg juga ga papa. kan sekali setahun gitu loh, masa harus hujan2. please tuhan berentiin hujan gitu loh!!!!”

Tuhan menjawab : “SO WHAT GITU LOH…!!!!”

Yang Mau Menikah Maju

Ketika kebaktian akhirnya selesai, ia pun akan memanggil pasangan yang akan dinikahkan itu. Namun, pak pendeta tersebut tiba-tiba lupa nama pasangan yang akan menikah itu, jadi ia pun berkata, “Yang mau menikah, tolong maju ke depan ….”

Dan segera, empat gadis, tiga janda, empat duda, dan enam pemuda berebut maju ke depan.

Ayat yang Cocok Untuk Perkawinan

Seorang guru Sekolah Minggu menguji anak-anak kelas besar dengan hapalan ayat.

“Siapa yang bisa menyebutkan ayat yang sesuai untuk pembaptisan?”

“Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum,” jawab seorang anak.

“Bagus. Nah, bagaimana kalau ayat untuk pengampunan?”

“Jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di surga akan mengampuni kamu juga.”

“Wah, ternyata kalian pintar-pintar. Coba sekarang, sebutkan ayat yang cocok untuk perkawinan!”

Ternyata kali ini tidak ada yang tahu. Namun, beberapa saat kemudian, seorang anak mengangkat tangan dengan malu-malu.

Ia pun mengucapkannya pelan-pelan, “Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat.”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: