Berbuah Banyak Edisi III ( Memuliakan Bapa sebagai Murid-Murid Kristus )


“ Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku.” Yohanes 15:8

Ada sesuatu yang unik yang perlu kita pelajari dari ayat diatas: kalau Allah Bapa akan di permuliakan yaitu jika kita semuanya berbuah banyak. Berbuah banyak seperti apakah  yang Bapa kehendaki?, dan apakah pernah terbersit di fikiran kita akan hal tersebut ketika kita membaca ayat Firman Tuhan di atas? Menurut yang saya pelajari  adalah Allah Bapa akan sangat senng sekali ketika di lihatNya anak-anakNya Berbuah apalagi harus berbuah banyak. Nah, berbuah banyak seperti apakah yang di kehendaki Bapa? Saya yakin dan sangat percaya sekali bahwa yang di maksud dengan berbuah banyak adalah ketika hidup kita sepadan/sejalan dengan FirmanNya artinya bahwa hidup kita tetap berpegangan pada karakter Kristus, contoh kecilnya adalah ketika hidup kita menjadi teladan, menjadi inspirator, menjadi berkat, menjadi sesuatu yang berguna bagi orang lain, serta  menjadi bapak atas generasi  di bawah kita.

Ketika hidup kita ini sebagai cerminan karakter Kristus itu hidup dan nyata dalam kehidupan sehari-hari, maka yang terjadi adalah akan banyak orang-orang yang akan terinspirasi oleh hidup kita, dan secara tidak langsung kita semua akan membawa sebanyak mungkin orang-orang kepada Kristus. Apalagi saya terlalu percaya bahwa yang lebih detail tentang berbuah banyak adalah ketika kita sebagi murid Kristus menghasilkan murid, tidak cukup hanya menghasilkan murid yang sedikit namun menghasilkan murid yang banyak, untuk mengubah masing-masing keluarga, mengubah hati bapa-bapa kepada anak-anak, dan hati anak-anak kepada bapa-bapanya, mengubah gereja, mengubah kota, mengubah kbangsa, mengubah dunia, itulah yang di katakana berbuah banyak, murid menghasilkan murid, singa melahirkan singa. Jangan seperti tikus melahirkan tikus karena kalau tikus melahirkan tikus yang terjadi adalah adalah kita akan menjadi hama bagi banyak orang, jadi celaka bagi bgi banyak orang, jadi berbuah banyaklah dan jadilah murid-murid Kristus yang tidak hanya cukup karakter yang tampil beda, tetapi mneghasilkan banyak murid, mari mulai menjadi bapak atas dunia ini, saya merasa kalau kita telah melakukan hal yang di atas maka yang terjadi adalah Bapa akan di permuliakan melalui hidup kita, dengan demikian kitalah yang di sebut murid-murid Kristus yang membawa perubahan bagi banyak orang dan juga membawa perubahan bagi bangsa kita yakni bangsa Indonesia.

Saya hanya mengingatkan kalau kita sebagai  gerejaNya Tuhan, sebagai ranting-rantingNya Tuhan, sebagai murid-muridNya Tuhan, kalau kita tidak mau untuk di bersihkan, tidak mau tetap tinggal pada pohon, dapat di pastikan kehidupan kita tidak akan berbuah banyak dan saya dapat pastikan dan tanpa ragu-ragu kita pasti di pangkas, di buang, di bakar, dan akhirnya mati, dan kita tidak layak untuk disebutkan sebagai murid-murid Kristus. Awal kematian generasi adalah ketika tidak didapatinya murid-murid Kristus berbuah, tidak didapati oleh dunia contoh teladan hidup. Saya mengajak semua kita untuk berbuah banyak, raih kesempatan yang ada jangan suam-suam kuku, merasa minder, ayo bangkit, mari kita bakar kayu-kayu kering yang di luar Kristus (saya mengartikan kayu kering adalah orang-orang yang di luar Kristus), sembuhkan hati yang luka, sembuhkan sakit penyakit, bawa generasi kita kepada Kristus, mari bakar, putuskan dan putuskan!!

Menurut saya kalau kita tidak berbuah apalagi tidak  berbuah banyak yang terjadi adalah setanlah yang berbuah atas generasi ini, saya mengajak jangan sampai iblis yang akan berbuah apalagi sampai memetik buahnya, habislah kita. Mari putuskan siapakah yang harus berbuah, ibliskah atau kita sebagai murid-murid Kristus, mari lakukan, jangan takut, marilah, putuskanlah, dan lakukanlah maka kita akan memetik buah-buahNya, muliakan Bapa sebagai murid Kristus. Saya tidak cukup banyak waktu untuk menuliskannya, nantikan tulisan saya mengenai hal ini di tulisan saya yang berikutnya. Terima kasih dan Tuhan Yesus Memberkati, Amin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: