Berbuah Banyak Edisi II (Tinggal Pada Pohon)


“ Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa. ” Yohanes 15 :5

Shallom,.Dari  tulisan saya sebelumnya, kita telah mempelajari mengenai  berbuah banyak. Bahwa setiap kita yang di katakan sebagai anak-anak Kristus adalah wajib untuk berbuah,  tidak cukup hanya berbuah saja karena berbuah saja mungkin bisa saja akan timbul suatu pertanyaan besar : berbuah sedikit ataukah berbuah banyak? Nah, posisi kita ada dimana? Berbuah sedikit kah? Atau berbuah banyak kah?  Dari perikop minggu sebelumnya juga di beritahukan bahwa kalau kita sebagai ranting-rantingNya Tuhan sudah berbuah, tentunya ranting-ranting tersebut harus siap untuk di bersihkan, tujuannya sangat sederhana sekali yaitu supaya ranting tersebut menghasilkan buah yang lebat atau banyak, karena tidak cukup hanyabersbuah saja. Namun apabila ranting itu tidak layak untuk di bersihkan maka hal yang pertama sekali  yang terjadi adalah ranting- ranting tersebut akan di potong, tidak cukup hanya di potong, ranting tersebut akan di buang, lalu di pungut orang banyak, di jemur kemudian di keringkan serta yang terjadi adalah ranting-ranting terseut yang telah di kumpulkan kemudian di bakar. Karena itu setiap kita harus bersediah di bersihkan, karena kalau tidak kita akan seperti ranting-ranting kering yang siap untuk di  bakar,  yang kalau di bakar orang lain dengan amarah, iri hati, pahit hati dan kita membuahinya maka yang terjadi adalah kita akan terhilang dari Kristus.

Kita semua tidak cukup hanya di bersihkan, dengan kata lain di hina harus sabar, di fitnah meskipun demikian kitapun harus tetap menebarkan kasih, karena itu adalah proses pembersihan agar kita berbuah banyak. Nah, ada hal lain lagi yang perlu kita ketahui yakni bahwa kita sebagi ranting-rantingNya Pohon,  harus tetap menempel di batang pohon karena kalau tidak menempel, maka yang terjadi adalah kita akan cepat di pangkas, cepat kering, dan akhirnya terhilang, barang siap yang menempel pada akar pohon maka ranting tersebut akan berbuah banyak, lalu apakah yang harus kita lakukan? Menempellah dalam hadirat Tuhan setiap saat, caranya sangat sederhana sekali yakni berdoalah setiap saat, jadikan Firman Tuhan sebagai makanan rohani kesukaan bukan Firman keterpaksaan/mengesampingkan Firman Tuhan dari yang lain, namun jadikanlah Firman Tuhan sebagi Pelita/lampu kehidupan kita yang terus menerus di pimpin oleh Firman Kebenaran Kristus di dalam Roh Kudus setiap  saat, karena kalau tidak, kita tidak bisa beruat apa-apa, hambar, bosan, bette, karena di luar Aku kata Firman Tuhan  kita tidak bisa berbuat apa-apa, jadilah ranting-ranting Kristus yang tetap bersatu dengan Kristus, dan bersedialah untuk di bersihkan, supaya karakter Kristus tetap melekat di dalam kita, dan tanpa di sadari pasti akan berbuah banyak, manis dan dapat di rasakan oleh semua orang, selamat berubah dan berbuah banyak!!

Terima kasih, Tuhan Yesus memberkati. Amin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: