Archive for Oktober, 2012

Berbuah Banyak Edisi III ( Memuliakan Bapa sebagai Murid-Murid Kristus )


“ Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku.” Yohanes 15:8

Ada sesuatu yang unik yang perlu kita pelajari dari ayat diatas: kalau Allah Bapa akan di permuliakan yaitu jika kita semuanya berbuah banyak. Berbuah banyak seperti apakah  yang Bapa kehendaki?, dan apakah pernah terbersit di fikiran kita akan hal tersebut ketika kita membaca ayat Firman Tuhan di atas? Menurut yang saya pelajari  adalah Allah Bapa akan sangat senng sekali ketika di lihatNya anak-anakNya Berbuah apalagi harus berbuah banyak. Nah, berbuah banyak seperti apakah yang di kehendaki Bapa? Saya yakin dan sangat percaya sekali bahwa yang di maksud dengan berbuah banyak adalah ketika hidup kita sepadan/sejalan dengan FirmanNya artinya bahwa hidup kita tetap berpegangan pada karakter Kristus, contoh kecilnya adalah ketika hidup kita menjadi teladan, menjadi inspirator, menjadi berkat, menjadi sesuatu yang berguna bagi orang lain, serta  menjadi bapak atas generasi  di bawah kita.

Ketika hidup kita ini sebagai cerminan karakter Kristus itu hidup dan nyata dalam kehidupan sehari-hari, maka yang terjadi adalah akan banyak orang-orang yang akan terinspirasi oleh hidup kita, dan secara tidak langsung kita semua akan membawa sebanyak mungkin orang-orang kepada Kristus. Apalagi saya terlalu percaya bahwa yang lebih detail tentang berbuah banyak adalah ketika kita sebagi murid Kristus menghasilkan murid, tidak cukup hanya menghasilkan murid yang sedikit namun menghasilkan murid yang banyak, untuk mengubah masing-masing keluarga, mengubah hati bapa-bapa kepada anak-anak, dan hati anak-anak kepada bapa-bapanya, mengubah gereja, mengubah kota, mengubah kbangsa, mengubah dunia, itulah yang di katakana berbuah banyak, murid menghasilkan murid, singa melahirkan singa. Jangan seperti tikus melahirkan tikus karena kalau tikus melahirkan tikus yang terjadi adalah adalah kita akan menjadi hama bagi banyak orang, jadi celaka bagi bgi banyak orang, jadi berbuah banyaklah dan jadilah murid-murid Kristus yang tidak hanya cukup karakter yang tampil beda, tetapi mneghasilkan banyak murid, mari mulai menjadi bapak atas dunia ini, saya merasa kalau kita telah melakukan hal yang di atas maka yang terjadi adalah Bapa akan di permuliakan melalui hidup kita, dengan demikian kitalah yang di sebut murid-murid Kristus yang membawa perubahan bagi banyak orang dan juga membawa perubahan bagi bangsa kita yakni bangsa Indonesia.

Saya hanya mengingatkan kalau kita sebagai  gerejaNya Tuhan, sebagai ranting-rantingNya Tuhan, sebagai murid-muridNya Tuhan, kalau kita tidak mau untuk di bersihkan, tidak mau tetap tinggal pada pohon, dapat di pastikan kehidupan kita tidak akan berbuah banyak dan saya dapat pastikan dan tanpa ragu-ragu kita pasti di pangkas, di buang, di bakar, dan akhirnya mati, dan kita tidak layak untuk disebutkan sebagai murid-murid Kristus. Awal kematian generasi adalah ketika tidak didapatinya murid-murid Kristus berbuah, tidak didapati oleh dunia contoh teladan hidup. Saya mengajak semua kita untuk berbuah banyak, raih kesempatan yang ada jangan suam-suam kuku, merasa minder, ayo bangkit, mari kita bakar kayu-kayu kering yang di luar Kristus (saya mengartikan kayu kering adalah orang-orang yang di luar Kristus), sembuhkan hati yang luka, sembuhkan sakit penyakit, bawa generasi kita kepada Kristus, mari bakar, putuskan dan putuskan!!

Menurut saya kalau kita tidak berbuah apalagi tidak  berbuah banyak yang terjadi adalah setanlah yang berbuah atas generasi ini, saya mengajak jangan sampai iblis yang akan berbuah apalagi sampai memetik buahnya, habislah kita. Mari putuskan siapakah yang harus berbuah, ibliskah atau kita sebagai murid-murid Kristus, mari lakukan, jangan takut, marilah, putuskanlah, dan lakukanlah maka kita akan memetik buah-buahNya, muliakan Bapa sebagai murid Kristus. Saya tidak cukup banyak waktu untuk menuliskannya, nantikan tulisan saya mengenai hal ini di tulisan saya yang berikutnya. Terima kasih dan Tuhan Yesus Memberkati, Amin.

Berbuah Banyak Edisi II (Tinggal Pada Pohon)


“ Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa. ” Yohanes 15 :5

Shallom,.Dari  tulisan saya sebelumnya, kita telah mempelajari mengenai  berbuah banyak. Bahwa setiap kita yang di katakan sebagai anak-anak Kristus adalah wajib untuk berbuah,  tidak cukup hanya berbuah saja karena berbuah saja mungkin bisa saja akan timbul suatu pertanyaan besar : berbuah sedikit ataukah berbuah banyak? Nah, posisi kita ada dimana? Berbuah sedikit kah? Atau berbuah banyak kah?  Dari perikop minggu sebelumnya juga di beritahukan bahwa kalau kita sebagai ranting-rantingNya Tuhan sudah berbuah, tentunya ranting-ranting tersebut harus siap untuk di bersihkan, tujuannya sangat sederhana sekali yaitu supaya ranting tersebut menghasilkan buah yang lebat atau banyak, karena tidak cukup hanyabersbuah saja. Namun apabila ranting itu tidak layak untuk di bersihkan maka hal yang pertama sekali  yang terjadi adalah ranting- ranting tersebut akan di potong, tidak cukup hanya di potong, ranting tersebut akan di buang, lalu di pungut orang banyak, di jemur kemudian di keringkan serta yang terjadi adalah ranting-ranting terseut yang telah di kumpulkan kemudian di bakar. Karena itu setiap kita harus bersediah di bersihkan, karena kalau tidak kita akan seperti ranting-ranting kering yang siap untuk di  bakar,  yang kalau di bakar orang lain dengan amarah, iri hati, pahit hati dan kita membuahinya maka yang terjadi adalah kita akan terhilang dari Kristus.

Kita semua tidak cukup hanya di bersihkan, dengan kata lain di hina harus sabar, di fitnah meskipun demikian kitapun harus tetap menebarkan kasih, karena itu adalah proses pembersihan agar kita berbuah banyak. Nah, ada hal lain lagi yang perlu kita ketahui yakni bahwa kita sebagi ranting-rantingNya Pohon,  harus tetap menempel di batang pohon karena kalau tidak menempel, maka yang terjadi adalah kita akan cepat di pangkas, cepat kering, dan akhirnya terhilang, barang siap yang menempel pada akar pohon maka ranting tersebut akan berbuah banyak, lalu apakah yang harus kita lakukan? Menempellah dalam hadirat Tuhan setiap saat, caranya sangat sederhana sekali yakni berdoalah setiap saat, jadikan Firman Tuhan sebagai makanan rohani kesukaan bukan Firman keterpaksaan/mengesampingkan Firman Tuhan dari yang lain, namun jadikanlah Firman Tuhan sebagi Pelita/lampu kehidupan kita yang terus menerus di pimpin oleh Firman Kebenaran Kristus di dalam Roh Kudus setiap  saat, karena kalau tidak, kita tidak bisa beruat apa-apa, hambar, bosan, bette, karena di luar Aku kata Firman Tuhan  kita tidak bisa berbuat apa-apa, jadilah ranting-ranting Kristus yang tetap bersatu dengan Kristus, dan bersedialah untuk di bersihkan, supaya karakter Kristus tetap melekat di dalam kita, dan tanpa di sadari pasti akan berbuah banyak, manis dan dapat di rasakan oleh semua orang, selamat berubah dan berbuah banyak!!

Terima kasih, Tuhan Yesus memberkati. Amin.

Berbuah Banyak Edisi I ( Bersedia di bersihkan)


Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah. – Yohanes 15:2-

Setiap dari kita, pasti menginginkan dalam setiap kehidupannya pasti ingin berbuah, berbuah dalam arti bisa menjadi berkat buat orang lain, berbuah karakter, berbuah jiwa-jiwa,dll. Namun tahukah anda  bahwa setiap sesuatu yang sangat bermakna/ yang sangat penting dalam kehidupan kita, pasti harus ada harga yang harus di bayar mahal? Contoh pertama : ketika anda ingin berbuah karakter,sabar, tetap tenang ketika menghadapi masalah, dll. Bukankah harga yang harus anda bayar adalah makian, caci maki, hinaan, sepelean dari orang lain bahkan tak jarang orang sekitar kita atau orang terdekat kita yang sering melakukan hal  tersebut, lalu apa respon kita terhadap hal tersebut? Dapatkah kita masih tetap tenang, tetap sabar? Contoh kedua : Ketika kita ingin mendapatkan jiwa-jiwa sebanyak mungkin kepada Tuhan, bukankah juga harga yang harus anda bayar adalah sangat mahal? Mungkin orang-orang akan menyepelekan anda, menghina anda, meludahi anda,bahkan mungkin anda harus kehilangan nyawa akan hal itu, bersediakah anda akan hal itu? apakah anda masih mau melakukan hal itu?

Bila kita hanya berkata-kata itu mudah, bahkan sangat mudah seperti membalikan telapak tangan kita dari atas kebawah atau dari bawah keatas, pertanyaan yang sangat ringan adalah: adakah anda  mau, bersedia dengan hati yang tulus dan murni untuk membayar harga yang mahal tersebut? Jawaban ada di tagan anda sendiri, mau berbuah atau tidak  berbuah, kalau ingin berbuah lakukanlah dan bayarlah harga yang mahal itu, yang bersedia di bersihkan, di kikis, hati yang terus menerus di bersihkan, rajin berdoa, membaca alkitab, mengampuni walau sulit harus mengampuni, namun  kita harus mengampuni, bayarlah harganya itu biar kita bisa berbuah banyak dan menjadi berkat bagi banyak orang dan bisa membawa sebanyak orang untuk Kristus bagi kemuliaanNya. Bagi yang tidak mau berbuah, ya tidak usah untuk membayarnya,ya bersedialah untuk di potongNya, namun yang pasti setiap apa yang ita lakukan maupun apa yang tidak kita perbuat selalu ada resiko dan pasti ada resiko yang harus kita tanggung di dalamnya, jadi, pilihan ada di tangan anda sendiri berbuah atau tidak, pesan saya : berbuahlah anda, karena yang berbuah saja harusdi bersihkan apalagi kalau anda tidak berbuah, banyangkanlah,..!! karena dengan anda berbuah apalagi harus berbuah banyak itu tandanya anda adalah murid Kristus itu tandanya anda telah mengerjakan Amanat Agung, terima kasih dan Tuhan Yesus memberkati kita semua. Amin.