Sudah Selesai


“Sesudah Yesus meminum anggur asam itu, berkatalah Ia: “Sudah selesai.” Lalu Ia menundukkan kepala-Nya dan menyerahkan nyawa-Nya.” Yohanes 19:30

Shallom, sukacita Allah ada bersama kita sepanjang minggu ini, karena sesuatu yang Ilahi pasti kita alami di setiap detiknya, saat-saat yang terbaru hadir didalam hidup kita dalam minggu ini, saya juga percaya bahwa minggu-minggu kedepan adalah hari- hari yang jauh lebih dahsyat, luar biasa, juga pengalaman supranatural yang kita bisa nikmati terus menerus dalam hadirat Tuhan yang begitu indah dalam keintiman bersama Dia Allah kita.Amin.

Hari ini kita belajar lagi ya..Kita belajar tentang ayat di atas kata demi kata “Sesudah Yesus meminum anggur asam itu, berkatalah Ia: “Sudah selesai.” Lalu Ia menundukkan kepala-Nya dan menyerahkan nyawa-Nya.” yang saya pelajari adalah kata Sesudah Yesus meminum anggur asam itu, Sesudah melewati siksaan, cercaan, makian, ludahan, pukulan,dan tinjuan hingga berakhir di kayu salib, Yesus melewati anggur(kehidupan) yang asam-asam tersebut, berapa banyak kita di zaman ini melewati kehidupan yang asam-asam seperti apa yang di alami oleh Dia, dan adakah kita yang sanggup menghadapi kehidupan seperti yang dialami Kristus sewaktu Dia hadir dibumi 100% sebagai manusia? Yang mengalami penderitaan yang seharusnya bukan Ia yang tanggung yang mana Yesus harus menanggungnya seperti orang yang terkena kutuk?.

Tuhan Yesus tanggung semuanya, bahkan dengan tegas di akhir hidupNya Ia berkata “Sudah selesai.” dan kemudian Ia menundukkan kepala-Nya dan menyerahkan nyawa-Nya, Ia sudah selesai menyelesaikan tugasNya sebagai manusia di bumi dengan sangat sempurna, dan menyerahkan tongkat estapet kehidupan berikutnya di tangan kita, bukan hanya tongkat estapet, tapi kuasa, bahkan Ia mengirimkan Roh KudusNya untuk kita, supaya kita tidak yatim piatu, jadi sangat jelas sekali bagi kita ada contoh teladan hidup yang harus kita teladani dari kehidupanNya.

Dan sangat tidak ada alasan bagi kita sebagai orang peracaya untuk lari dari kehidupan yang asam-asam dan meninggalkanNya, apalagi harus menendang Yesus keluar dari hidup kita, dengan tegas saya katakan bertobatlah!!, Tuhan Yesus telah sempurna menyelesaikan tugasNya dari Bapa, maka kitapun wajib meneyelesaikan tugas kita dengan sempurna, karena sangat tidak ada alasan untuk kita tidak menyelesaikannya, jangan bersungut-sungut, bangun karakter Kristus dalam hidupmu agar kita dapat meneyelsaikan tugas kehidupan kita dengan sempurna,dan ketika di akhir hidup kita dapat berkata sebagaimana Yesus berkata “Sudah selesai.” Lalu Ia menundukkan kepala-Nya dan menyerahkan nyawa-Nya.” “Sudah selesai.” Lalu saya menundukkan kepala saya dan menyerahkan nyawa saya di hadapan Bapa..Amin…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: