KEHIDUPAN YANG MENDUA HATI


Pada waktu Tuhan menciptakan manusia, maka Tuhan menyediakan segala keperluan yang dibutuhkan bagi kehidupan dari umat manusia. Namun ada hal yang sangat menarik adalah ketika diciptakannya pelbagai pohon buah-buahan, namun ada satu buah yang ternyata dilarang untuk dipetik dan dimakan oleh Adam dan Hawa, yaitu buah pohon Pengetahuan baik dan Jahat.

Pertanyaan bagi kita, mengapa hanya satu buah pohon saja yang tidak diperbolehkan untuk dipetik dan dimakan buahnya?

Mari kita coba untuk menganalisa hal tersebut:

1) Itu berarti betapa limpahnya kasih Allah kepada Manusia, begitu banyaknya buah pohon yang disediakan Tuhan, namun melalui perintah-Nya  hanya satu yang tidak boleh dimakan, yaitu buah pohon pengetahuan baik dan jahat.

2) Itu berarti dalam Perintah Allah melarang makan buah pohon pengetahuan baik dan jahat itu, Allah menghendaki Adam dan Hawa untuk taat perintah Tuhan secara mutlak, walaupun mereka bukan robot.

3) Itu berarti dengan Mereka taat perintah Allah membuktikan bahwa mereka tidak bimbang ataupun mendua hati dalam rasa kasih dan hormatnya kepada Allah pencipta mereka.

Hal Mendua hati menjadi tampak ketika manusia mengalami dilema dalam pengambilan keputusan antara apa yang di Firmankan Allah untuk percaya secara mutlak dan apa yang dikatakan oleh si Penggoda yang nampaknya sangat menarik dan ketika Adam dan Hawa mengambil langkah keputusan yang mereka pikir lebih baik, maka disanalah hal mendua hati terjadi. Kejatuhan manusia kedalam dosa adalah akibat mendua hati terhadap Firman Tuhan. ( Kej 1-3)

Dalam peristiwa penghancuran kota Sodom dan Gomora oleh karena Murka Tuhan, juga ada peristiwa tentang dosa mendua hati yang perlu di perhatikan, yaitu ketika Malaikat Tuhan membawa Keluarga Lot menyelamatkan diri dari murka Tuhan dengan menghancurkan kota Sodom dan Gomora yang dihujani dengan hujan belerang dan api dari Langit, Isteri Lot yang menoleh kebelakang telah berubah menjadi Patung Garam, Mengapa sampai harus terjadi demikian? Itulah lukisan bahwa isteri Lot yang telah mendengar perintah dari Tuhan  untuk tidak menoleh kebelakang, namun dia tidak mau taat, karena di Kota Sodom dan Gomora itu, terdapat segala harta miliknya, dimana disanalah tertambat hatinya. (Kej 19)

Apa yang dikehendaki Tuhan sebenarnya adalah jangan kita menjadi orang yang hidup dengan mendua hati, sebab Yakobus  berkata “ bahwa orang yang mendua hati tidak akan tenang dalam hidupnya ( Yak 1:8). Kita perlu mendekatkan diri kepada Allah dan percayalah kepadanya sepenuh hati, karena bagi orang yang mau hidup dengan mendua hati, maka hukuman Tuhanlah yang akan menimpa hidupnya. Marilah kita hidup beriman kepada Tuhan dengan tidak mendua hati.

Mat 22:37 Jawab Yesus kepadanya: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: