KASIH YANG TAK BERKESUDAHAN


Scroll Text - /></a></p> <p><a href=

Adakah kasih seperti itu ?…. Kasih siapakah yang tidak berkesudahan?…Kasih dari seorang ayah atau ibukah ? kasih dari seorang suami atau isterikah? Kasih dari seorang kekasihkah? Semua itu ada batasannya, ketika seorang ayah atau ibu karena usia tuanya dan penyakit menggerogoti serta kematian menjemput mereka, maka mereka berhenti mengasihi anak-anak mereka, ketika suami dan isteri telah kehilangan kasih mula-mula, komunikasi terputus dan terhambat, saat mereka dekat tetapi hati mereka menjauh, atau saat munculnya orang ketiga, maka berhentilah mereka saling mengasihi. Ketika kekasih putus asa terhadap pasangannya, dimana mereka melihat bahwa calonnya itu ternyata tidak sesuai  dengan yang diharapkan, maka berhentilah relasi mereka dalam hal itu.

Dimanakah Kasih yang tidak berkesudahan itu dapat kita temukan? Jawabannya adalah dari Allah pencipta manusia yang telah mengutus Tuhan Yesus! Cobalah kita pikir dan bayangkan akan kasih dari Allah di mulai dengan menciptakan segalanya bagi hidup manusia, dimana Allah menciptakan terang pada hari pertama, dan menciptakan cakrawala pada hari yang kedua, menciptakan daratan dan lautan serta benih-benih tumbuhan pada hari yang ketiga, dan menciptakan matahari, bulan dan bintang-bintang pada hari yang keempat, dan menciptakan burung yang hidup diudara dan ikan yang hidup diair pada hari yang kelima, dan pada hari keenam Allah menciptakan binatang yang melata dan ternak, yang pada puncaknya dalam penciptaan itu diciptakan manusia yang menjadi objek kasih dan puncak penciptaan Allah.

Allah menciptakan manusia begitu luarbiasa, diciptakan menurut rupa dan gambar Allah, tidak hanya Allah berfirman, namun Tuhan membentuk manusia dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup kedalam hidungnya sehingga manusia menjadi mahkluk yang hidup, serta Allah menyediakan tempat bagi manusia itu berkarya yaitu di Taman Eden, serta di berikan-Nya pelbagai buah dari pelbagai pohon yang dapat dimakan di dalam Taman tsb ( Kej 2:7-9).

Allah saat kejatuhan manusia yang tidak taat kepada perintah Allah, dengan mengambil dan memakan buah pohon pengetahuan baik dan jahat yang dilarang untuk dimakan, karena mereka ingin menjadi seperti Allah, pada waktu itulah maka Allah telah menubuatkan untuk menyediakan jalan keluar yang telah dinyatakan dalam janji Induk bahwa Yesus akan menjadi korban untuk penebusan dosa manusia, Yesus akan menjadi korban perdamaian dari keadilan dan kasih Allah kepada manusia yang telah jatuh dalam dosa, melalui pengorbanan dan penderitaan Kristus (Kej 3:1-15 bdk Rom 5:8-11)

Allah melalui kedatangan Kristus kedalam Dunia ini, dan melalui pengorbanan-Nya, menyatakan betapa agungnya kasih-Nya bagi manusia yang berdosa yang mau percaya dan menjadi umatnya, maka Ia akan menyertai mereka sampai pada kesudahan zaman.

Sebab itu marilah kita merenungkan bahwa kasih yang tidak berkesudahan adalah hanya kasih dari Allah yang telah diwujudkannya dalam pengorbanan Tuhan Yesus kristus, dan menjadi dorongan bagi kita untuk lebih mengasihi-Nya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: